Perkembangan Industri Kreatif Maid Kafe
![]() |
| Google.com/MaidCafe |
Modernisasi telah mengubah dunia di tiap-tiap sektor perindustrian. Budaya kontemporer
Jepang dikenal di seluruh dunia dan tidak hanya memiliki penggemar dari segala usia, tetapi juga dari
segala macam negara. Dewasa ini, food or restaurant industrial di Jepang menunjukkan kepada dunia
dan masyarakat Jepang dengan Menciptakan suatu karya inovatif, kreatif, unik, dan menarik. Kafe
yang dulunya hanya terdapat pelayan berfungsi mengantar dan membersihkan makanan. Tapi kini,
pelayan di kafe tersebut bisa menemani pelanggan disaat makan, sebagai tempat curhat, bertukar
pikiran, berbagi pengalaman, dan memberikan hiburan kepada para tamunya. Konsep ini sangat
menarik, tidak lain bertujuan untuk melayani pelanggan dan tamu-tamunya dengan pelayanan terbaik
agar selalu berkunjung. Kafe ini disebut dengan Maid Cafe. Menurut sejarah, kafe dengan model
seperti ini pertama muncul di Akihabara tahun 2001 di lantai 6 GEE Store Akihabara. Maid cafe
tersebut bergaya Eropa klasik bernama “Cure Maid Cafe” yang dikelola oleh induk perusahaan
COSPA. Demam kafe jenis ini menjadi sangat sensasional karena idenya yang belum pernah ada
selama ini. Saat ini banyak tempat Maid Cafe yang menghibur dengan konsep-konsepnya yang
orisinil. Maid Cafe, sebuah cafe yang memiliki konsep para gadis bekerja dengan mengenakan
pakaian pelayan atau Maid yang sangat manis dan memanggil para tamu dengan sebutan Tuan dan
Nyonya. Tampilan dalam kafenya mencitrakan zaman Sengoku (akhir abad ke-15 sampai akhir abad
ke-16). Pelayan berpakaian kimono modifikasi kostum maid ala Jepang yang akan meramaikan
suasana dan membuat tamu kafe menjadi ceria. Sebagai pusat budaya otaku, di Akihabara terdapat
banyak sekali Maid Cafe. Meningkatnya persaingan telah membuat beberapa maid cafe membuat
taktik yang tidak biasa untuk menarik pelanggan. Maid Cafe juga telah berkembangan sampai ke luar
negeri seperi negara China, Korea Selatan, Taiwan, Indonesia, Hungaria, Republik Ceko, Perancis,
Meksiko, Canada dan Amerika. Tahun 2014 sebuah Maid Cafe dibuka untuk pertama kalinya di New
York, Amerika. Berlokasi di Chinatown, New York, Maid Cafe New York berhasil membawa salah satu budaya populer Jepang ke Amerika
Serikat. Kemudian, adanya Kyukyu KTV Karoke dengan konsep Maid Cafe di semarang, Indonesia.
Dekorasi Kyukyu yang dibuat nuansa cafe Jepang juga menambah suasana semakin terasa berada di
dalam dimensi berbeda. Bukan hanya dekorasi, atmosfir Kyukyu sendiri dibangun mulai dari pintu
masuk ketika terbuka maka seluruh staff menyambut dengan pakaian elegan ala cafe serta pemberian
es krim gratis bagi para pengunjung kyukyu.
1. Pengertian
Maid Cafe adalah perkembangan dari restoran di jepang yang menggunakan cosplay sebagai
dasarnya . Di dalam kafe ini, waitress menggenakan baju kostum dress maid dan berakting selayaknya
pelayan dan melayani tamu sebagai master atau mistress di dalam rumah pribadi, bukan sebagai
pelanggan kafe. Maid Cafe pertama yang didirkan secara permanen ialah Cure Maid Cafe, yang
terletak di Akihabara, Tokyo, Jepang pada Maret 2001, tetapi Maid Cafe menjadi sangat populer
sehingga membuat banyak persaingan dalam usaha ini. Akihabara yang dikenal sebagai surganya para
Otaku memang menyajikan banyak pilihan tempat yang mungkin tidak akan dimengerti oleh orang-
orang yang tidak tahu tentang dunia ini. Pemandangan para gadis-gadis lucu dipinggir jalan yang
mempromosikan maid cafe tempat mereka bekerja menjadi salah satu yang menarik perhatian.
Meningkatnya persaingan telah membuat beberapa maid cafe membuat taktik yang tidak biasa untuk
menarik pelanggan. Maid cafe merupakan sebuah kafe maupun restoran tematik dimana para
pelayannya (wanita) berkostum seperti maid dan mereka biasanya menyapa tamunya sebagai “tomu”
(master) atau “yumi” (lady) dan menciptakan atmosfir “rumah” fantasi. Para pelayan wanita di kafe
ini berpakaian ala French maids dan terkadang mengenakan bando telinga kelinci atau kucing agar
semakin terlihat menarik. Jika sedang berjalan-jalan di Akihabara, jangan heran jika ada wanita
berkostum unik yang menghampiri masyarakt sekitar dan memberikan brosur kafe mereka. Meskipun
maid cafe pada awalnya ditujukan untuk para otaku pria, dan fans dari anime, manga, dan video
games, tidak jarang juga ditemukan para wanita yang menjadi customer di maid cafe ini. Biasanya
mereka hanya ingin tahu, seperti apa maid cafe di Jepang. Selain itu karena desain interior yang lucu,
akan membuat para wanita betah berlama-lama berada di sana. Tidak hanya dari jenis pakaian mereka
yang unik, Mereka juga menggunakan berbagai tipe karakter pada para pelayan. Seperti contohnya
tipe tsundere, yang menurut orang Jepang merupakan tipe yang sangat imut dan lucu.
sekedar tempat dimana kalian dapat mencari maid. Terdapat juga pijatan maid maupun refleksi kaki,
salon maid, jasa laundri maid, panduan maid, dan lain-lain. Tren maid ini perlahan menurun seiring
dengan banyaknya toko yang tutup. Namun, tempat baru tetap saja bermunculan dan muncul jenis
lainnya seperti miko-san cafe, train izakaya Little TGV, idol-based cafe and bar, Dear Stage, semua
mulai muncul selama beberapa tahun terakhir. Sementara di luar negeri imej dari maid terkadang
terkesan begitu erotis dan agak seksi, tidak begitu dengan maid di Jepang. Walaupun maid kerap
disalahartikan dengan hostes, secara sederhana maid adalah waitres yang berkostum seperti maid dan
memainkan peran fantasi. Konsumen maid cafe tidak mengharapkan layanan yang erotis; karena
idealnya maid mewakili gambaran kemurnian dan kepolosan, seperti itulah maid yang sesungguhnya.
2. Sistem dan Aturan di dalam Maid Cafe
b. Permainan
Kebanyakan permainan yang dapat kalian temukan di maid cafe merupakan permainan
sederhana yang dimainkan oleh anak-anak, seperti Jenga. Ini merupakan cara terbaik untuk lebih
dekat dengan maid tanpa komunikasi verbal. Suvenir di maid cafe misalkan, Gachapon, bromides, badge, maupun mobile phone straps merupakan tipikal suvenir yang
bisa kalian temukan di maid cafe. Maid cafe besar seperti Pinafore memiliki omelete rice dalam
kaleng merk mereka sendiri, sementara @home cafe memiliki roti dalam kaleng. Maid cafe biasanya
memiliki desain tatakan gelas sendiri yang menarik yang bisa dibawa pulang secara gratis sebagai
suvenir.
d. Bel
Dipopulerkan oleh Royal Milk, pelanggan dapat menemukan bel di beberapa maid cafe yang
digunakan untuk memanggil maid untuk datang. Jangan mencoba menarik perhatian maid dengan
berkata “sumimasen”, mereka hanya merespon pada bel.
e. Maidols
Berasal dari kombinasi “Maids” dan “Idols”. Beberapa maid cafe merekrut idol untuk
bekerja di maid cafe mereka. Customers dapat meminta maid untuk menyanyi di panggung dengan
harga standar 500 yen, dan tentu saja semua orang akan menikmatinya dan para Maid akan berterima
kasih pada Customers untuk itu. Customers juga dapat membeli gambar maid atau CD mereka di
maid cafe. @home cafe punya toko yang khusus menjual berbagai pernak-pernik maidol mereka di
lantai 5 Don quijote, tak jauh dari kafe mereka.
f. Antrian
Antrian sudah biasa terjadi di maid cafe dimana @home cafe memiliki antrian terpanjang. Sangat biasa untuk menunggu hingga 1 jam selama jam sibuk maupun di akhir pekan. Rata-rata waktu menunggu untuk maid cafe antara 20-30 menit, sementara waktu minum teh saat hari kerja merupakan waktu antrian terpendek.
g. Event
Maid cafe biasanya menggelar event selama musim festival maupun sebagai promo yang
berkaitan dengan perilisan anime maupun game terbaru. Maid mungkin akan mengganti pakaian dan
menu, begitu juga dengan interior yang akan di desain ulang untuk waktu terbatas.
h. Biaya tambahan di maid cafe
Di beberapa tempat, ada “counter charge” dimana tempat duduk di counter akan dikenakan
biaya ekstra (kira-kira 500 yen) karena tempat tersebut sangat populer diantara mereka yang ingin
lebih dekat dengan para maid. Kebanyakan para pelanggan tetap maid cafe akan duduk di counter.
Mereka yang baru datang pertama kali akan memilih tempat yang lebih privat. Terkadang ada juga
“entry charge” yang disebut Kitakuryou“, yang berarti “biaya pulang ke rumah” dimana kalian harus
membayar biaya ekstra mulai dari 500 yen untuk masuk ke maid cafe. Biasanya entry charge dan
sebuah minuman sudah termasuk paket, sehingga biaya minimum untuk masuk ke maid cafe kira-kira 1000 yen. Entry charge juga memiliki waktu yang terbatas – berkisar antara satu atau dua jam.
Jika kalian ingin tinggal lebih lama, bayar lebih saja.
a. Pelayanan
Salah satu alasan mengapa orang datang ke Maid Cafe adalah untuk menikmati pelayanannya.
Para pramusaji memang diminta untuk bersikap ekstra perhatian terhadap tamunya dan melakukan
komunikasi yang interaktif dibandingkan dengan pramusaji di kafe biasa yang memang hanya dibayar
untuk menyajikan makanan maupun minuman. Satu keistimewaan dari Maid Cafe adalah mantera
yang digunakan sebagai simbol peruntungan agar makanan atau minuman yang disajikan terasa lebih
enak lagi. Para pramusaji akan menggunakan mantera untuk memberkahi makanan dan juga akan
mengajari para pelanggannya beberapa mantera sehingga pelanggan akan diminta untuk mencoba dan
turut berpartisipasi.
3. Makanan dan minuman yang disajikan
Kebanyakan menu di maid cafe sama dengan cafe-cafe lainnya. Customer bisa memesan
berbagai macam minuman dan berbagai makanan yang biasa tersedia di cafe. Tetapi, di maid cafe,
para pelayan biasanya akan mendekorasi sendiri pesanan para tamunya dengan hiasan yang lucu.
Seperti menambahkan karakter kelinci menggunakan saus pada pesanan Omu Rice (Omelet) mereka.
Rekomendasi menu untuk pengunjung yang baru datang untuk pertama kalinya adalah "Shojin Set".
Jika kamu memesan kopi maka pramusaji akan membubuhkan gambar kesukaan di atas minumannya
dengan menggunakan coklat atau jika kamu memesan makanan utama maka mereka akan
membubuhkan gambar di atas makananmu dengan menggunakan saus tomat atau pelengkap lainnya.
Tujuannya adalah untuk membuat makanan atau minuman terlihat indah. Customers dapat menikmati kue yang baru dipanggang di kafe bergaya Eropa yang klasik ini, dan jika bisa sambil berbincang-
bincang dengan Maid tentang hal hal yang menarik. Anda akan terhibur dan merasa segar dari
pengalaman ini. Para pelayan berpakaian renda menggemaskan di kafe "Mai:lish" akan menyambut
Customers dengan senyuman. Setiap hari Rabu, mereka akan melayani Customers dengan pakaian
maid berdesain klasik. Hari Selasa merupakan "Hobby Day”, kadang diselenggarakan acara bertema
hobi seperti Mini 4WD dan acara-acara lainnya. Makanan dan minuman yang disuguhkan pun sangat
banyak. Menunya lengkap sehingga Customers akan merasa sangat puas baik pada jam makan siang,
jam minum teh maupun jam makan malam. Umumnya setelah kamu menghabiskan makananmu dan
sebelum meninggalkan tempat, kamu dapat menyaksikan show yang dipersembahkan oleh satu atau
lebih pramusaji. Terkadang ada panggung kecil di Maid Cafe dan pramusaji akan menyanyikan lagu
dan menari secara rutin. Hal ini dilakukan agar tamu pelanggan mendapatkan pengalaman menarik
dan ada kalanya kamu sendiri akan diminta untuk bergabung.
4. Etika di dalam Maid Cafe
b. Tunggu hingga waitres mengantarkan kalian pada meja kalian.
c. Jangan mengambil foto maid maupun maid cafe tanpa permisi.
d. Jangan menyentuh maid.
5.) 5 Maid Cafe terbaik di Akibahara
a. @Home Cafe
-
1 Game sederhana dengan para maid 500 Yen
-
2 Foto instan maid 500 Yen
-
3 Ambil purikura(Stiker photo kecil) dengan pembantu 1000 Yen.b. Mia-Cafe
b. MIA
MIA adalah singkatan dari “Maid In Angels”. Maid Cafe ini tidak memiliki situs yang berbahasa
Inggris. Namun mereka menyediakan menu dan harga yang jelas (terdapat dalam bahasa Cina dan
Inggris). Dan hebatnya Mia-Cafe juga memiliki staf ataupun pelayan yang mampu berbahasa
Inggris. Tentu saja hampir sama dengan Maid Cafe lainnya mereka menyediakan jasa foto bareng
juga.
a. Pinafore
Salah satu maid cafe yang sudah lama didirikan di Akihabara. Maid cafe ini menjadi terkenal setelah
masuk drama TV terkenal yaitu “Densha Otoko”. Menu bahasa Inggris juga tersedia di Maid Cafe
ini. Maid Cafe ini akan menghibur Anda setelah lelah belanja dan jalan-jalan di Akihabara.
b. Maidreamin
Maid Cafe ini sebagian besar lebih menekankan perasaan penuh warna dan funky. Customers
bisa melihat pelayan seperti butlers(kepala pelayan) dan maids(pelayan). Maidfreamin dikenal juga
dengan suasana menghibur dan meriah. Bahkan sangat populer dikalangan keluarga dan pasangan.
Tema dari makanan yang disajikan cukup unik dan lucu dengan pola yang menggemaskan.
Maidreamin juga memiliki menu bahasa Inggris dan wifi gratis. Sehingga Anda tidak perlu ragu untuk
mencobanya.
c. Cure Maid Cafe
Merupakan Maid Cafe yang pertama kali berdiri di Akihabara sejak tahun 2001. Memang
mid cafe ini kurang imut dan “moe” dibandingkan maid cafe yang lain. Namun maid cafe ini memiliki
suasana yang lebih canggih dengan konsep tema Victoria. Dan yang salah satu branding dari Cure
Maid Cafe ini sajian teh yang sudah mendapatkan sertifikat dari Japanese Tea Association.
Kesimpulan
Maid Cafe sejatinya merupakan salah satu inovasi dalam dunia perkafean yang berasal dari
Jepang. Maid Cafe merupakan cafe modern yang memasukan unsur cosplayer dalam kafe tersebut.
Poin yang membedakan antara maid cafe dan cafe pada umumnya adalah pelayannya. Jika cafe pada
umumnya pelayan hanya berfungsi mengantarkan dan menyajikan makanan dan minuman saja
sedangkan di Maid Cafe, pelayan berfungsi sebagai teman bagi pelanggan yang datang ke cafe
tersebut misalnya mengajak berbicara si pelanggan, main games bersama dan kegiatan -kegiatan
lainnya yang bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan melalui pelayanan yang
diberikan oleh Maid dari cafe tersebut. Maid Cafe sendiri menyebar secara cepat seiring dengan
kepopuleran budaya jepang di seluruh dunia. Maid cafe bahkan sudah menyebar ke seluruh dunia
seperti di Chiina,Korea Selatan ,Amerika Serikat dan Indonesia. Terdapat perbedaan Maid Cafe yang
ada di Jepang dan Maid Cafe yang ada di luar Jepang, Walaupun, Eksistensiya Naik Turun tetapi hingga sampai saat ini penggemarnya tetap ada dan terus bertambah tiap tahunnya.

Komentar
Posting Komentar