Karakter berintegritas guna menyokong Pembangunan Indonesia

Setiap manusia memiliki karakter yang berbeda - beda, setiap manusia memiliki minat dan potensi yang berbeda - beda. Karakter dibentuk oleh beberapa faktor seperti : genitas, lingkungan, dan keadaan yang menggambarkan kepribadian seseorang. Karakter bisa mencerminkan 2 sisi, negatif dan positif.  Untuk menjadi pribadi yang unggul, dibutuhkan karakter yang membangun atau positif. Misal karakter positif seperti : disiplin, berinisiatif tinggi, empati, kompetitif, prestatif, peka terhadap lingkungan, dan sebagainya. Hal - hal seperti itu biasanya disepelekan orang banyak. Sudah dibuktikan oleh tokoh - tokoh sukses di Tanah Air ini bahwasannya Karakter yang berintegritas akan membawa  kesuksesan bagi pemiliknya. Salah satunya tokoh Cendikiawan bangsa kita yaitu, bapak B.J. Habibie yang dikenal dengan “teori Crack” dalam ilmu pesawat terbang telah banyak menorehkan prestasi didalam negeri dan diluar negeri. Bisa kita lihat dari kehidupan sehari - harinya. Tidak hanya cerdas intelektual, beliau juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Beliau rajin bersilahturahmi, rajin membaca buku, pembelajar,  memperhatikan kesehatan, rajin ibadah, dan sebagainya. Beliau Cendekiawan yang sangat berkarakter positif. 

Pola - pola karakter juga terbentuk karena rutinitas. Oleh karena itu, kita haruslah membiasakan sikap - sikap tersebut menjadi kebiasaan sehari - hari. Adanya penyempurnaan karakter berdampak pada kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Sumber Daya Manusia yang berkualitas menghasilkan manfaat. Manfaat seperti berkontribusi membangun pendidikan di Indonesia, membangun perekonomian, membangun minat baca tulis, membangun moral karakter para pejabat yang korupsi, membangun rasa satu kesatuan, dan sebagainya.  Pendidikan di Indonesiapun menerapkan sistem pendidikan berkarakter sejak dini. Tetapi, sampai saat ini Pembentukkan Karakter merupakan salah satu akar permasalahan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Diperlihatkan dengan data, Indonesia termasuk 3 besar negara terkorupsi di dunia. Jika Indonesia ingin menjadi negara yang maju, maka perbaikilah karakter masyarakatnya berkaca dari negara Jepang dan Singapura yang disiplin, ulet, jujur, dan penegakkan hukum.

Menjadi seseorang yang berkarakter terdapat banyak nilai - nilai kehidupan didalamnya yang bisa diambil, seperti para pemimpin yang membutuhkan karakter kuat dalam memimpin, didalam dunia bisnis karakter dijadikan sebagai prinsip bagi pebisnis untuk mencapai keberhasilan. Pembentukkan karakter tidak terlepas dari peran orang tua, guru, dan para senior yang harus mengajarkan anak didiknya. Pada intinnya, karakter ialah salah satu prinsip hidup yang melekat pada manusia menghantarkan ke kariernya. Mulailah memperbaiki dari diri sendiri, teman, orang - orang sekitar, anak kecil, remaja, dan generasi muda tentunya yang akan meregenerasi angkatan - angkatan atasnya. Bentuklah karaktermu sedini mungkin agar tau siapa dirimu dan kelak dapat membangun negara tercinta ini. Tunjukkan kontribusi nyata sebagai aset bangsa dalam membangun Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepintas Negara Jepang

Disiplin Menjadi Rutinitas

OPINI #1 (Covid-19)